Tahukah Kamu, Hukum Mengafani Nisan Kuburan?

Tahukah Kamu, Hukum Mengafani Nisan Kuburan?

Ketika kita melakukan ziarah kubur ketempat kuburan para Wali dan Ulama, tak jarang kita banyak menjumpai nisan kuburan mereka di kafani dengan kain putih.

Sebenarnya, bagaimana hukum mengafani nisan kuburan, apakah boleh mengafani nisan kuburan?


www.margatomsio.com

Kebanyakan ulama mengatakan bahwa mengafani nisan kuburan orang-orang shaleh, seperti hal nya kuburan para wali dan ulama, hukumnya adalah makruh.

Namun demikian, menurut Syaikh Abdul Ghani Al-Nabulisi, jika mengafani nisan kuburan orang-orang shaleh bertujuan untuk menghormati kuburan mereka, maka hal itu boleh, tidak makruh.

Dalam kitab Kasyfun Nur'an Ash-habil Kubur, Syaikh Abdul Ghani Al-Nabulisi berkata sebagai berikut:

وأما وضع الستور والعمائم والثياب على قبور الصالحين والأولياء فقد كرهه الفقهاء حتى قال في فتاوى الحجة: وتكره الستور على القبور انتهى. ولكن نحن الآن نقول إن كان القصد بذلك التعظيم في أعين العامة حتى لا يحتقروا صاحب هذا القبر الذي وضعت عليه الثياب والعمائم ولجلب الخشوع والأدب لقلوب الغافلين الزائرين لأن قلوبهم نافرة عن الحضور والتأدب بين يدي أولياء الله تعالى المدفونين في تلك القبور، كما ذكرنا من حضور روحانياتهم المباركة عند قبورهم فهو أمر جائز لا ينبغي النهي عنه لأن الأعمال بالنيات، ولكل إمرئ ما نوى.

Adapun meletakan penutup-penutup, surban-surban, dan pakaian-pakaian atau pun kain pada kuburan orang-orang shaleh dan para wali, maka hal itu sungguh dimakruhkan oleh Ulama Fiqih sehingga berkata dalam kitab Fatawa Al-Hujjah; Dan di makruhkan menutup kuburan

Dan akan tetapi kami sekarang berkata; 'Jika penutup itu tujuannya untuk menghormati [Kuburan orang-orang saleh dan para wali] dalam pandangan orang umum sehingga mereka tidak merendahkan pemilik kuburan ini yang diletakan padanya beberapa pakaian atau kain dan surban-surban, dan karena untuk menggapai khusyuk dan menjaga adab bagi hati-hati orang yang lalai yang berziarah, karena hati mereka lari dan berpaling dari kekhusyuan dan bertata krama di hadapan para wali Allah yang dikubur dalam kuburan tersebut sebagai mana kami sebutkan perihal hadirnya ruhani mereka yang di berkahi disisi kubur mereka, maka meletakan penutup tersebut adalah hal yang di perbolehkan yang tidak layak untuk dilarang, karena setiap amal itu tergantung niat dari seseorang.

Well, demikian pembahasan terkait Tahukah Kamu, Hukum Mengafani Nisan Kuburan? pada artikel kali ini, semoga bermanfaats serta bisa menjadi referensi terbaik buat teman-teman semuanya. Jangan lupa berlangganan blog ini, guna mendapatkan notifikasi artikel terbaru secara gratis
DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.margatomsio.com. Terima kasih.

LANGGANAN ARTIKEL TERBARU VIA EMAIL:

0 Response to "Tahukah Kamu, Hukum Mengafani Nisan Kuburan?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel